Perawatan Alat Bantu Dengar
Berikut adalah tips untuk merawat Hearing Aid, Battery serta Ear Mold. Silahkan disimak!
Perawatan
Pemeliharaan dan perawatan yang baik adalah hal mendasar untuk kelangsungan hidup dan fungsi alat bantu dengar anda. Sebuah alat bantu dengar adalah sebuah investasi besar. Penting sekali bagi anda mengambil langkah-langkah untuk menjaga fungsinya sebagaimana mestinya. Anda akan diberi informasi kapan alat bantu dengar anda harus dibersihkan secara professional. Tetapi tentunya ada beberapa hal yang harus anda lakukan sendiri dirumah untuk menjaga alat bantu dengar anda agar bekerja baik setiap waktu.
Batteries
Sangatlah penting untuk menggunakan batterai baru pada alat bantu dengar anda. Batterai sebaiknya disimpan di tempat yang tidak lembab dan jauhkan dari jangkauan anak dan hewan peliharaan, jangan menyimpannya dengan obat-obatan.
Malam hari tempat batterai pada alat bantu dengar harus dalam keadaan terbuka. Ini untuk memastikan bahwa alat bantu dengar benar-benar dalam keadaan mati dan tidak membuat batterai habis atau mengering. Jika anda menggunakan kotak pengering alat bantu dengar, ambillah batterai dari alat karena kotak pengering akan membuat batterai mengering.
Membersihkan Alat Bantu Dengar
Microphone dan receiver pada alat bantu dengar anda mudah sekali terkena debu dan harus diperiksa secara teratur. Alat-alat untuk membersihkan alat bantu dengar di rumah sangat mudah di dapat dengan harga yang tidak mahal. Alat-alat tersebut berupa sikat kecil dan sebuah pembersih kotoran telinga. Untuk membersihkan, anda dapat juga menggunakan sikat gigi lembut kering untuk membersihkan sehari-hari. Sikat lembut membersihkan microphone dan receiver dari kotoran telinga dan debu. Jika terlihat ada debu di selang receiver, alat pembersih kotoran telinga (wax loop) dapat digunakan dengan sangat hati-hati untuk membersihkannya. Karena posisi receiver ada di sebelah dalam selang tersebut maka anda harus sangat berhati-hati, tidak memasukan wax loop terlalu dalam yang akan menyebabkan receiver rusak.
Jaga agar alat bantu dengar anda jangan sampai masuk atau terkena air. Anda dapat membersihkan alat dengan lap yang lembut dan kering untuk membersihkan dari debu.
Earmold/cetakan telinga
Earmold/cetakan telinga dapat dipisahkan dari alat bantu dengar (model BTE) dan dapat dibersihkan dengan sabun lembut. Wax loop dapat digunakan untuk menghilangkan kotoran telinga yang mungkin masuk ke selang dari liang telinga. Earmold dan selang harus benar-benar kering sebelum anda memasangkan kembali pada alat bantu dengar,karena air yang tersisa dapat menyebabkan alat bantu dengar anda mengalami kerusakan.
Jika terdapat kotoran telinga pada selang earmold yang tidak dapat dihilangkan dengan wax loop atau di cuci, ini berarti selang sudah harus diganti dengan yang baru. Selang earmold pada dasarnya harus diganti secara berkala, jika selang telah menjadi rapuh, keras, mulai berubah warna.
Kelembaban
Kelembaban akan dapat merusak alat bantu dengar
Alat bantu dengar harus disimpan pada tempat pengering setiap malam. Lakukan pembersihan alat bantu dengar sebelum menyimpan di tempat pengeringnya. Batterai dapat dilepas sebelum anda menyimpannya di alat pengering (dry aid kit). Jangan menyimpan batterai pada dry aid kit karena akan membuat batterai mengering dan berkurang kekuatannya.
Troubleshooting Problems
Bila alat bantu dengar anda tidak memperkeras suara :
- Adakah kotoran telinga dalam receiver hearing aid yang membuat suara terhambat untuk sampai ke telinga?
- Apakah batterai habis ?
- Apakah alat telah anda nyalakan?
Apabila anda telah memeriksa alat bantu dengar dan batterai dan alat tetap masih mati, hubungilah tempat service di mana anda membeli alat bantu dengar tersebut.
lihat http://www.audiotone.biz/maintance-ind.phpRadang Telinga Bukan Hanya Penyakit pada Anak
ANDA menderita nyeri, rasa penuh di telinga, berdenging atau kehilangan pendengaran? Hati-hati, bisa jadi Anda mengalami otitis (radang telinga). Jenis radang telinga yang umum adalah otitis media, yaitu infeksi pada telinga tengah serta otitis eksterna atau radang telinga luar.
Penyebab otitis media, demikian situs web Pusat Kesehatan McKinley, Universitas Illinois, Urbana-Champaign, Amerika Serikat, adalah virus atau bakteri. Bisa juga akibat alergi, pembesaran adenoid (jaringan limfoid di rongga tekak bagian atas) maupun batuk pilek.
Sedang otitis eksterna seringkali disebabkan oleh goresan akibat benda-benda yang masuk ke saluran telinga atau air. Selain itu, juga akibat bakteri atau jamur.
Penyumbatan saluran eustachia (saluran yang menghubungkan telinga tengah dengan tenggorok yang berfungsi menyeimbangkan tekanan) pada saat batuk pilek, alergi atau infeksi saluran pernapasan atas, ditambah adanya bakteri atau virus, menyebabkan penimbunan cairan/nanah di belakang gendang telinga. Tekanan cairan di gendang telinga menimbulkan rasa nyeri, penuh di telinga, serta kehilangan pendengaran.
Gendang telinga yang berbentuk selaput tipis transparan, sebagaimana dijelaskan pada situs web Departemen Otolaringologi-Bedah Kepala dan Leher Fakultas Kedokteran Universitas Ankara, akan bergetar jika ada gelombang suara. Getaran itu kemudian disalurkan tulang-tulang kecil di telinga tengah yang terletak di belakang gendang telinga ke telinga dalam. Di situ terdapat saraf pendengaran yang melanjutkan transmisi sinyal suara ke otak.
***
OTITIS media akut umumnya terjadi pada anak-anak. Pasalnya, saluran eustachia anak lebih pendek dari orang dewasa sehingga bakteri dan virus mudah masuk ke telinga tengah. Tetapi, penyakit itu bisa juga terjadi pada orang dewasa.
Pada anak-anak, otitis menyebabkan mereka menjadi rewel, sering menggaruk atau menarik-narik telinga, demam, muntah, serta keluar cairan dari telinga. Hal serupa juga terjadi pada orang dewasa, seringkali disertai pusing dan kehilangan keseimbangan.
Pada otitis eksterna, telinga dan saluran menjadi merah dan membengkak sehingga nyeri kalau tersentuh. Kadang-kadang juga keluar cairan, rasa penuh pada telinga, serta kehilangan pendengaran.
Pengobatan biasanya dengan antibiotika oral, bisa juga dengan tetes telinga mengandung antibiotika untuk mengenyahkan bakteri. Jika penyebabnya jamur, diberi antijamur. Seringkali dokter juga memberikan obat pelega pernapasan, antihistamin, maupun penghilang nyeri sesuai kebutuhan.
Penderita disarankan beristirahat untuk meningkatkan kondisi tubuh, minum banyak air-enam sampai delapan gelas per hari-terutama jika ada demam. Pada otitis eksterna, telinga harus dijaga agar tetap kering.
***
YANG perlu diperhatikan untuk mencegah radang telinga adalah jangan pernah memasukkan benda ke telinga, termasuk kapas bertangkai (cotton buds) untuk membersihkan telinga. Kapas bertangkai justru mendorong kotoran telinga masuk ke dalam dan melukai gendang telinga. Benda itu juga bisa menggores saluran telinga. Biarkan rambut-rambut halus di telinga mengeluarkan kotoran telinga secara alami. Jika ada masalah, mintalah dokter untuk melakukannya.
Hal lain, hindari kontak dengan zat penyebab alergi yang dicurigai. Alergi bisa menimbulkan pembengkakan saluran eustachia sehingga terjadi penyumbatan dan mengubah keseimbangan tekanan udara di telinga tengah. Selain itu, batuk pilek harus segera diobati.
Menurut Perkumpulan Otolaringologi-Bedah Kepala dan Leher Amerika, otitis media bisa menjadi serius jika infeksi menyebar ke bagian kepala terdekat, terutama mastoid (tulang karang).
Jika obat-obatan dipandang kurang efektif, dokter akan melakukan myringotomy, insisi (irisan kecil) pada gendang telinga untuk mengeluarkan cairan yang terkumpul di belakangnya, serta menghilangkan nyeri. (atk)
lihat http://www2.kompas.com/kesehatan/news/0208/05/211212.htm
My name is Fata haba Husni. I am using hearing aids to help me to hear and then to talk (after hear of course). I was borned on 24th May 2004.