(F)ata (H)aba (H)usni

Sharing: Hearing Impairment & Lose

Saya merasa paling berat cobaannya.

Untuk Semua !

Saya mendapat banyak pertemuan dengan Orang Tua yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus “MENDENGAR”, berkeluh kesah dengan hal berikut:

  • Menyesali diri dengan keadaan anaknya.
  • Merasa hidup sendiri dengan keadaan anaknya.
  • Bingung dengan berbagai konsep terapi.
  • Bingung memilih Alat Bantu Dengar yang tepat.
  • Bingung dengan Alat Bantu Dengar yang Mahal.
  • BINGUNG! SESAL dan BINGUNG LAGI!!!.

Hal yang wajar!. Tetapi jangan berhenti sampai di situ. Tuhan menciptakan manusia tidak mungkin memberatkan. Pasti ada jalan Keluar!.

Batas Maksimal!. Siapa yang pernah tahu batas maksimal seseorang mengusahakan sesuatu? TIDAK ADA!. Yang ada adalah “PERASAAN” sudah maksimal mengusahakan sesuatu!. Itu jugalah yang akan terus mengganggu kemajuan diri sendiri dan tentunya bagi orang tua yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus, akan juga mengorbankan anaknya dengan “PERASAAN” ini.

Mengapa “PERASAAN” di atas dapat mengorbankan anak dengan kebutuhan khusus? Karena sesungguhnya itu tidak pernah dapat SEDIKIT pun merubah atau mebuat kemajuan.

HADAPI KENYATAAN

Tidak pernah seorang pun orang tua ingin memiliki anak dengan kenyataan berkebutuhan khusus. Tetapi jika itu telah ada di hadapan kita, lalu apa kita mau lari dari kenyataan? Apa tega kita membiarkan anak kita dalam keadaan orang tua yang kebingungan menghadapi kenyataan? Apakah kita merasa anak kita paling…paling…paling berat…berat…berat dst?

TIDAK!!! Kita akan hadapi kenyataan ini, dan tidak terlalu lama menyesali diri. Jika mampu, berarti kita termasuk orang yang lulus ujian tahap pertama.

CARI SOLUSI (JALAN KELUAR)

Mengapa saya katakan MENGHADAPI KENYATAAN baru tahap pertama? YA, karena itu belum merubah apapun. Berikutnya kita definisikan, kita tanya ahlinya, dan kita catat skala prioritas untuk mencari jalan keluar yang TERBAIK PADA SAAT ITU.

Gunakan seluruh potensi yang ada untuk mencari, dapat lewat Internet, komunitas yang sejenis, dokter ahli atau lembaga-lembaga tertentu yang menangani.

berlanjut ….

========================================================

For All!

I got a lot of meetings with Parents who have children with special needs “HEAR”, complaining with the following:
Sorry for themselves with their children.
Feeling live alone with their children.
Confused by the various concepts of therapy.
Confused choosing the right Hearing Aids.
Confused with the Expensive Hearing Aids.
CONFUSED! Contrite and CONFUSED AGAIN!.

It is fair!. But do not stop there. God created human beings can not be burdensome. There must be some way out!.

Maximum Limit!. Who ever knew a limit on someone getting something? NO!. That there is a “FEELING” already maximal getting something!. That, too, who will continue to disrupt the progress of themselves and of course for parents who have children with special needs, would also sacrifice his son with “FEELINGS” this.

Why “FEELINGS” above to sacrifice a child with special needs? For indeed it can never be any change or mebuat LITTLE progress.

FACE REALITY

Never one parent wants to have children with special needs reality. But if it had been there before us, then what we want to run away from reality? What do we have the heart to let our children in a state of confused parents who face the reality? Do we feel our children are the most … most … most heavy … heavy … so heavy?

NO! We will face this fact, and not too long regret. If able, means that we include people who pass the exam the first stage.

FIND SOLUTIONS (ROAD OUT)

Why do I say just the first stage DEALING WITH REALITY? Yes, because it has not change anything. Next we define, we asked an expert, and we note the scale of priority to find a way out that BEST AT THAT TIME.

Use all the potential that exists to find, can be via the Internet, that kind of community, a specialist or specific institutions that deal.

continued ….

November 16, 2009 - Posted by | Motivasi

5 Comments »

  1. Ummi&abi Fata hebat euy…..
    Jadi makin samangat nih^__^
    Tararengkyu…notes yg baguuss.

    Comment by dwi yanti | November 17, 2009

  2. Thank’s Bu, jangan lupa bagian keduanya ya… salam buat keluarga

    Comment by fatahabahusni | November 19, 2009

  3. Satu kalimat untuk mendukung tulisan itu adalah “selalu ada 1 jalan bagi orang yg ingin berhasil, dan ada 1001 alasan bagi mereka yang gagal”

    Comment by Sulasmo | November 19, 2009

  4. Setuju buat abi dan juga pak sulasmo.
    Yang terpenting adalah jangan pernah menyerah dan putus asa seperti yang dibilang oleh D’Massiv dalam lagunya JANGAN MENYERAH.
    Selalu ingat,apapun yang kita perbuat untuk anak kita sekarang,itu adalah INVESTASI BERHARGA untuk MASA DEPAN mereka.
    Jadi,mulailah berinvestasi dengan tepat dari sekarang..

    Comment by Ratna | November 23, 2009

  5. Huk.huk.huk …saya kangen sama Fata…kapan bisa facebookan lagi sama bu Merry…*air mata menetes* terharu Pak Beny makasih

    Comment by Tina Taurina | November 12, 2010


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: